BIOSFER


Tempat tinggal makhluk hidup di bumi dan terdiri dari seluruh ekosistem yang ada di dunia.”

FLORA: Daftar Inventaris kekayaan suatu tempat yang memuat nama semua jenis tumbuhan yang tumbuh di tempat itu.
FAUNA: Kekayaan yang berupa jenis-jenis hewan yang dimiliki suatu tempat

FAKTOR PERSEBARAN FLORA-FAUNA:
1.    Klim
2.    Tanah
3.    Relief
4.    Organisme

ZOOGEOGRAFI

 PERSEBARAN FAUNA DI DUNIA
Menurut Wallacea (1876) Zoogeografi terbagi menjadi:
1.    NEOTROPICAL, Meliputi Mexico Selatan, tengah, dan Selatan Amerika, Chili, Brazilia, Barat India, dan Kepulauan Galapagos.
ex: Lhama, Armadilos, Kelinci, Kelelawar, Tinamous, Alpaca, Peccaries, Anteater, Reas, dan sebagainya.
2.    ORIENTAL, Meliputi Srilangka, India, China Selatan, Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand.
ex: Orang Utan, Gajah, Babi, Kancil, Buaya, Ular, Kura-kura.
3.    NEARCTIC, Meliputi Amerika Utara, Kanada, California, Greenland, dan Mexico Tengah.
ex: Kambing Gunung, Pronghornantelop, Caribou, Muskrat, Kalkun, Jungko, Tupai.
4.    AUSTRALIAN, Meliputi seluruh daratan Australia, New Zealand, Papua New Guinea.
ex: Kanguru, Koala, Kuskus, Wombat, Tupai, Kasuari, Kiwi, Ular, Burung Emu, dan sebagainya.
5.    PALEARCTIC, Meliputi Eropa, China bagian utara, Rusia, Afrika Utara, Prancis.
ex: Yedgehog, Beruang, Kijang, Ajag, Aneka Burung, Magpies, Moles, Robin
6.    ETHIOPIAN, Meliputi daratan Afrika, Arab, Madagaskar, dan Mariatius.
ex: Gorila, Simpanse, Gajah Afrika, Badak, Singa, Kuda Nil, Zebra, Jerapah, Antelop, Unta, Elang, Lemur, dan sebagainya.

PERSEBARAN FAUNA DI INDONESIA
 Pembagian ini ada hubungannya dengan sejarah Geologi terbentuknya Kepulauan di Indonesia.
1.    Indonesia Bagian Barat (Asiatis), meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali.
ex: Orang Utan, Gajah, Banteng, Kancil, Kerbau, Badak, Harimau, Kijang, Siamang, Tapir, Trenggiling, Jalak Bali, Merak, Buaya, Pesut, dan sebagainya.
  •   Antara Fauna Asiatis dan Austral-Asiatis dibatasi oleh: Garis Wallacea
2.    Indonesia Bagian Tengah (Austral-Asiatis/ Peralihan), meliputi Sulawesi, Maluku, NTB, NTT, Kepulauan Sangihe, Pulau Buru.
ex: Anoa, Babirusa, Biawak, Komodo, Kuda, Katak Pohon/ terbang, Burung Maleo, Kakatua Jambul Kuning, Nuri, Soa-soa, Rangkong, Tarsius, dan sebagainya.
  • Antara Fauna Austral-Asiatis dan Australis dibatasi oleh: Garis Weber

3.    Indonesia Bagian Timur (Australis), meliputi Papua, Kepulauan Aru, Pulau Seram
ex: Kasuari, Kakatua Jambul Merah dan Putih, Cenderawasih, Kanguru Pohon, Tikus dan Musang Berkantung, Kuskus, Walaby, Opsum, Nokdiak, Buaya dan sebagainya.

            Istilah-istilah Tingkah Laku Fauna:
  • Aboreal: Binatang yang mempunyai kebiasaan mencari makanannya di pepohonan 
  • Terestrial: Binatang yang mempunyai kebiasaan mencari makanannya di daratan/ tanah 
  • Nokturnal: Binatang yang mempunyai kebiasaan aktif pada malam hari 
  • Diurnal: Binatang yang mempunyai kebiasaan aktif pada siang hari


PHITOGEOGRAFI


I. VEGETASI/ TUMBUHAN IKLIM TROPIS ( 0 O – 23 ½O LU/LS )
1. Hutan Hujan Tropis (Tropical Rain Forest)
2. Hutan Musim Tropis
3. Sabana Tropis, Ciri-cirinya:
            a. Padang rumput luas yang masih diselingi oleh beberapa pepohonan
            b. Curah hujan tidak begitu tinggi
            c. Terletak pada garis lintang 0o – 10o LU/LS
            Sebarannya: Afrika Barat, Afrika Timur, Australia Utara
4. Hutan Bakau (Mangrove)
            a. Terdapat di sepanjang pantai yang rendah dan berlumpur
            b. Masih dalam jangkauan pasang surut air laut
            Sebarannya: Afrika bagian Barat, Asia Tenggara, Australia

II. VEGETASI/ TUMBUHAN IKLIM SEDANG ( 30 O – 66 ½O LU/LS )
  1. Hutan Selalu Hijau (Evergreen Forest), Ciri-cirinya:
a.    Didominasi oleh pohon-pohon kecil
b.    Pohonnya berkulit keras, Berdaun lebar, dan selalu hijau
c.    Terletak pada garis lintang 30O – 45O LU/LS
Sebarannya: Pantai barat Amerika Utara, Pantai Eropa Barat, Asia Timur, New Zealand.
  1. Hutan Berganti Daun/ Gugur (Deciduous Forest), Ciri-cirinya:
a.    Pada musim Semi, pohonnya mulai berdaun dan berbuah
b.    Pada musim Panas, mulai berbiji
c.    Pada musim Gugur, mulai menggugurkan daunnya
d.    Pada musim Dingin, sedikit menyerap air
e.    Terletak pada garis lintang 30O – 45O LU/LS
Sebarannya: Pantai barat Amerika Utara, Pantai Eropa Barat, Asia Timur, New Zealand.
  1. Hutan Berdaun Jarum (Coniferous Forest), Ciri-cirinya:
a.    Memiliki ketinggian pohon yang sama, sehingga menghalangi sinar matahari sampai ke permukaan tanah. Contoh: Cemara, Pinus, dan Cedar
b.    Memiliki musim dingin yang panjang
c.    Terletak pada garis lintang 45O – 66,5O LU/LS
Sebarannya: Di sepanjang utara benua Eurasia dan Amerika Utara bagian utara.
  1. Padang Rumput Iklim Sedang (Steppa), Ciri-cirinya:
Padang rumput yang luas tanpa diselingi pepohonan
Sebarannya: Argentina (Pampas), Rusia (Steppe), Afrika Selatan (Veldt), Hongaria (Puzta), dan Amerika Utara (Praire).
  1. Vegetasi Gurun (Desert), Ciri-cirinya:
a.    Curah hujannya rendah daripada penguapan
b.    Amplitudo Suhu tinggi
c.    Tanahnya kering dan tandus
     Sebarannya: Afrika Utara, Asia Tengah, Australia Tengah, dan Amerika.

III. VEGETASI/ TUMBUHAN IKLIM DINGIN ( 66½O – 90O LU/LS )
            Tundra, Ciri-cirinya:
a.    Tumbuh di daerah dingin
b.    Jenis tumbuhannya gulma sejenis rumput dan lumut.
c.    Terletak pada garis lintang 66,5O – 90O LU/LS
                  Sebarannya: Amerika utara bagian utara, Pantai Greenland, dan Siberia.